Tubuh Penuh Luka Sundutan Rokok

reward

MENGENASKAN Di usianya yang baru 1,5 tahun, Intan harus sudah mengalami kekerasan di luar batas kemanusiaan dari orang yang dipercaya mengasuhnya. Deraan demi deraan membuat kondisi bayi Intan kritis dan harus dirawat intensif di RS Angkatan Laut Midiyato, Tanjungpinang.

Saat dikunjungi Tribun di ruang perawatan Pulau Sebetul, RSAL, Senin (30/6), Intan terlihat kurus dan tatapannya kosong. Luka terlihat di kaki dan tangannya. Sedangkan luka seperti bekas sulutan rokok terlihat disekujur badannya. Luka bakar juga terlihat di pipi kanannya.  Menurut seorang perawatm tulang tengkorak bagian belakang retak. “Diduga tulang kepalanya retak,ujarnya.

Kemarin, terlihat Intan mendapat perhatian penuh sejumlah. Ada yang memberi obat, mengecek infus, dan ada yang membersihkan lukanya. Saat dua perawat membersihkan  lukanya, suara tangis bayi yang berat badannya hanya 3,5 kilogram ini terdengar lirih.

Menurut informasi yang dikumpulkan, Intan diduga korban kekerasan orangtua asuhnya yang tinggal di Batu 18 Kijang. Disebutkan, enam hari lalu, Intan dibawa oleh ibu asuhnya ke RSAL. Saat itu kondisi Intan sudah sangat memprihatinkan. “Setiap hari dia menangis menahan sakit, namanya bayi yang dapat dilakukan hanya menangis kalau merasa sakit, ujar seorang keluarga pasien di RSAL.

Dikatakan, saat mengantar Intan,  orangtua asuhnya membantah Intan korban kekerasan. Padahal, kondisi tubuh Intan menunjukkan bayi itu korban kekerasan. “Orangtuanya itu selalu berbelit, mengatakan Intan terjatuh dari atas sepeda, namun luka yang diderita sangat aneh, ungkapnya.

Menurutnya, Intan dititipkan orangtuanya kepada orangtua asuhnya beberapa bulan lalu. Pasalanya, ibu kandung  Intan pulang ke Natuna,  sedangkan ayahnya bekerja di Malaysia sebagai TKI. “Kemarin sore bapaknya sudah datang. Sejak bapak Intan datang, orangtua asuhnya sudah jarang kelihatan menjenguk Intan,ujarnya.

Hingga semalam belum ada konfirmasi resmi menyebutkan kasus ini ditangani polisi. Bahkan Orangtua kandung Intan belum berhasil ditemui.(gas)

Sumber:
http://tribunbatam.co.id/berita_utama/tubuh_penuh_luka_sundutan_rokok
         

 

Palang Merah Indonesia adalah organisasi non-pemerintah yang bergerak dibidang sosial kemanusiaan. Untuk menjalankan fungsinya, PMI membiayai dirinya dari donasi masyarakat. Bukti gotong royong masyarakat untuk kemanusiaan ini dikenal dengan Bulan Dana PMI.

Donasi masyarakat tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional PMI seperti layanan kesehatan, layanan darah, pembinaan remaja, kebencanaan, dan masalah sosial kemanusiaan lainnya.

Donasi Sekarang

pmibatam

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan.

Informasi Umum

Untuk pelayanan unit donor darah dapat menghubungi kontak di bawah ini
icon : (0778) 741368
icon : markas@pmibatam.org
Pelayanan : 24/7

ikuti kami di

sosmed sosmed sosmed sosmed

© 2021 Palang Merah Indonesia – Kota Batam.
Didukung Oleh :
jovasoftware
Jova software
cloudbank